3 Bagian Konstruksi Gedung Hotel Paling Rawan Rusak Hingga Kerap Membutuhkan Renovasi

3 Bagian Konstruksi Gedung Hotel Paling Rawan Rusak Hingga Kerap Membutuhkan Renovasi

June 18, 2019 0 By Superhero

Hal yang paling penting dari sebuah hotel sebagai jasa penyedia tempat menginap adalah pelayanan dan fasilitasnya. Orang-orang tentu dapat dengan mudah menyediakan jasa tempat menginap, namun agar dapat bersaing dan meningkatkan keuntungan, tentu harus ada taktiknya. Selain sarana penginapan pada umumnya, pengelola harus memberikan pelayanan yang memanjakan indera para customer untuk memastikan customer bersedia kembali lagi atau merekomendasikan hotel Anda kepada orang lain. Namun yang utama akan membuat hotel Anda dilirik oleh calon customer adalah tampilan eksterior dan interior.

Semakin memikat tampilannya, maka hotel Anda akan semakin menjual. Bahkan dewasa ini hotel tidak hanya digunakan sebagai tempat menginap saja. Banyak yang memanfaatkan hotel dengan desain yang menarik untuk acara-acara khusus seperti rapat, pertemuan besar, hingga pesta. Tentu saja hal ini juga ditunjang dengan tersedianya tempat yang memadai untuk pelaksanaan acara. Namun kembali lagi, penampilan adalah yang utama diperhatikan masyarakat dalam memilih. Oleh karena itu tidak heran jika pengelola hotel biasanya sangat memperhatikan perawatan eksterior dan interior hotel. Mereka biasanya tidak akan menunda-nunda apabila memang diperlukan tahapan renovasi hotel untuk memperbaiki kerusakan ataupun sekedar untuk pembaharuan.

Dikarenakan hotel digunakan oleh banyak orang dengan beragam karakter, terkadang untuk kontrol perawatan agak lebih sulit. Pihak pengelola harus pandai bagaimana merawat sarana hotel tanpa merusak privasi dan kenyamanan customer. Untuk perabot, apabila mengalami kerusakan tentu akan lebih mudah untuk diganti karena tidak menempel langsung dengan konstruksi bangunan. Berbeda dengan bagian konstruksi bangunan. Berikut adalah sejumlah ulasan terkait bagian konstruksi bangunan hotel yang rawan kerusakan serta tahapan renovasinya.

 

Renovasi Konstruksi Hotel

Bagian konstruksi hotel yang biasanya rawan kerusakan yakni bagian tembok, lantai, hingga plafon. Bagian konstruksi ini jugalah yang masih memungkinkan untuk diubah apabila pengelola menginginkan renovasi hotel. Pihak pengelola hotel dapat memanfaatkan jasa kontraktor untuk membantu proses renovasi.

1. Tembok atau Dinding.

Bagian tembok adalah bagian yang cukup vital untuk penampilan suatu ruangan. Kerusakan yang terjadi pada bagian tembok biasanya disebabkan oleh bermacam-macam hal seperti: terkena coretan, kotor, berubah warna (pudar), terkelupas, hingga retak. Hal ini bisa terjadi karena ketidaksengajaan ataupun karena dimakan waktu. Dalam mengatasi hal tersebut, ada dua pilihan yang bisa diambil oleh pihak pengelola, yakni memperbaiki kerusakan agar kembali ke bentuk semula atau melakukan perbaikan sekaligus perubahan untuk pembaharuan model.

Perlu diingat bahwa hotel biasanya sudah memiliki pola tertentu sebagai bagian dari karakter hotel, sehingga perubahan model untuk tembok biasanya akan mempengaruhi pola tersebut, terutama bagi hotel yang mengedepankan keseragaman tema atau pola. Bagi hotel yang menetapkan keseragaman, maka perubahan tembok dalam suatu ruangan perlu diikuti pula dengan ruangan lain yang memiliki fungsi serupa. Untuk tembok yang retak atau berlubang tentu diperlukan perbaikan khusus, namun untuk masalah lainnya seperti kotor dan terkelupas masih dapat diatasi secara praktis, yakni menggunakan wallpaper. Wallpaper ini juga sangat membantu untuk melakukan perubahan suasana tembok hotel secara massive dan cepat.

2. Lantai.

Hampir serupa dengan halnya tembok, area lantai juga sangat mudah mengalami kerusakan karena memiliki interaksi langsung dengan benda-benda di atasnya. Lantai hotel dapat memiliki bahan yang berbeda-beda, namun yang lazim digunakan adalah keramik, marmer dan vinyl. Biasanya kerusakan yang terjadi disebabkan oleh karena gesekan benda tajam. Untuk lantai keramik dan marmer apabila ingin direnovasi harus memperhatikan pola lantai keseluruhannya dan memerlukan effort yang lebih besar dibanding renovasi lantai vinyl. Di samping itu, jenis lantai vinyl pun sangat beraneka ragam dan mudah dipasangkan sama halnya dengan wallpaper dinding.

Baca juga: Cara Menghitung Ukuran Batako Sesuai Kebutuhan

3. Plafon.

Plafon hotel

Untuk bagian plafon ini biasanya lebih sedikit mendapatkan interaksi langsung dengan pengguna hotel. Namun demikian plafon ini juga juga dapat menjadi rusak karena berbagai hal. Misalnya: plafon dimakan rayap, berjamur, sambungan plafon retak, dll. Jenis plafon yang paling lazim digunakan yakni jenis gypsum. Untuk jenis lainnya yang biasanya digunakan untuk plafon adalah jenis triplek, lembar semen asbes, kayu, dll. Keunggulan penggunaan plafon gypsum yakni bentuk dan aksesorisnya beragam dan menarik, perawatannya mudah, mudah pula untuk pemasangannya dan harganya cenderung lebih murah dibanding jenis plafon lainnya. Umumnya hotel-hotel menggunakan plafon jenis gypsum untuk mempermudah ketika memerlukan proses renovasi. Apabila terjadi kerusakan di area tertentu, plafon dapat diperbaiki tanpa memerlukan pembongkaran total. Meski demikian, di samping keunggulannya tersebut, plafon jenis gypsum ini lebih rapuh dibanding plafon dengan jenis lainnya.

Demikianlah sejumlah bagian konstruksi hotel yang rawan rusak dan memungkinkan untuk direnovasi. Dalam prosesnya, pengelola akan banyak berdiskusi dengan penyedia jasa kontraktor terutama untuk renovasi besar-besaran yang lazimnya dilakukan secara bertahap.