Beragam Inovasi Alarm Peringatan Banjir di Rumah

Beragam Inovasi Alarm Peringatan Banjir di Rumah

July 11, 2019 0 By Superhero

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering kali terjadi di Indonesia. Tak hanya di pedesaan yang belum terjamah teknologi mutakhir, wilayah perkotaan yang sudah dilengkapi berbagai kecanggihan pun tak luput dari bencana ini. Sebut saja salah satu di antaranya adalah Tangerang. Akhir tahun 2018 lalu, salah satu perumahan di Tangerang, Perumahan Total Persada, kembali diterjang banjir. Perumahan ini menjadi salah satu area langganan bencana banjir di Tangerang. Hal ini jelas membuat segala aktivitas terganggu. Masyarakat yang biasanya melewati jalan raya dekat Perumahan Total Persada mengalami hambatan perjalanan karena akses jalan terputus. Akibatnya, berbagai aktivitas seperti sekolah juga terganggu.

Namun terlepas dari dampak yang dihasilkan pasca terjadinya banjir, antisipasi warga menghadapi bencana banjir yang mungkin akan menghampiri perlu menjadi perhatian. Seperti yang terjadi di Perumahan Total Persada, setiap kali terjadi banjir, ketinggian air dapat mencapai hingga tiga meter, atau setara dengan atap rumah. Bayangkan saja jika penghuni rumah semuanya sedang berada di dalam rumah saat banjir menerjang, tentu akan membuat panik seisi rumah. Oleh karena itu, kini mulai banyak bermunculan teknologi mekanikal elektrikal untuk menghadapi bencana banjir. Salah satunya adalah alarm peringatan banjir untuk dipasang di rumah. Kontraktor mekanikal elektrikal untuk teknologi ini juga sudah banyak bermunculan. Lantas seperti apa sebenarnya bentuk inovasi alarm ini?

 

Alat mekanikal elektrikal alarm banjir sudah bukan barang baru saat ini. Banyak kontraktor mekanikal elektrikal ini yang berinovasi agar teknologi alarm banjir untuk instalasi di rumah kian sempurna. Pada 2016, dua orang siswa SMKN 2 Cimahi berhasil membawa pulang special award dari kompetisi International Exhibition for Young Inventors (IEYI). Dalam kompetisi yang berlangsung di Tiongkok tersebut, Muhammad Alfarisi dan Asep Muhammad menciptakan alat yang bernama SIMINA Banjir atau Sistem Navigasi Bencana Banjir. Alat ini selain dapat menginfokan ketinggian air di sungai, juga dapat menginformasikan perihal kemungkinan banjir yang terintegrasi dengan telepon atau SMS. Sensor mekanikal elektrikal alat ini diletakkan di dekat sungai sehingga dapat mendeteksi potensi banjir di suatu daerah atau wilayah.

 

Upaya mengatasi banjir di rumah juga dilakukan oleh siswa Madrasah Ibtidayah (MI) – setingkat SD – di wilayah Jawa Tengah. Beberapa siswa MI Tarbiyatul Aulad, Grobogan, Jawa Tengah membuat teknologi sederhana untuk peringatan banjir. Hal ini terinspirasi dari keresahan mereka akan banjir yang kerap melanda daerah Grobogan. Dengan berbekal bahan sederhana, yakni pipa bekas, para siswa ini membuat semacam menara yang akan mendeteksi ketinggian air. Sementara informasi potensi datangnya banjir akan sampai ke warga melalui peringatan dari lampu dan alarm yang dipasang di dekat rumah-rumah warga. Meski sederhana, teknologi ini sangat membantu karena sebelumnya banjir di Grobogan kerap membuat warga kepusingan, terutama saat banjir datang di malam hari saat seluruh warga sedang terlelap tidur.

Baca juga: Cara Menghitung Ukuran Batako Sesuai Kebutuhan

Itulah dua di antara beragam inovasi alarm peringatan banjir yang diciptakan oleh para pelajar hebat Indonesia. Walaupun telah muncul banyak inovasi untuk mengantisipasi banjir, pengembangan terhadap teknologi yang sudah ada tetap perlu dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk persiapan menghadapi berbagai perubahan pola alam yang terjadi, termasuk mungkin saja akan terjadi perubahan terkait dengan terjadinya banjir, seperti munculnya daerah-daerah rawan banjir baru yang sebelumnya tidak pernah terkena banjir. Oleh karena itu, kita semua sebagai bagian dari masyarakat wajib peduli dengan hal-hal yang ada di sekitar kita, termasuk juga bencana-bencana alam seperti banjir.