Begini Cara Menggunakan Urinoir yang Benar

Begini Cara Menggunakan Urinoir yang Benar

August 24, 2020 0 By Superhero

Urinoir atau urinoar merupakan salah satu dari sekian banyak produk sanitasi yang bermunculan dengan dilengkapi teknologi super hebat. Urinoar adalah produk sanitasi yang digunakan untuk menampung air urine laki-laki. Baru-baru ini juga muncul urinoar untuk perempuan hanya saja penggunaannya belum terlalu populer.

Urinoar umumnya dipasang di tempat-tempat publik seperti perkantoran, mall, bioskop dan lain-lain. pemasangannya umumnya ditempelkan ke tembok toilet dengan pola menjajar. Dalam satu toilet bisa terdapat banyak urinoar.

Cara Menggunakan Urinoir

Urinoir untuk laki-laki di Indonesia sendiri sudah lama populer dan digunakan. Tapi walaupun seperti itu masih saja banyak penggunanya yang kesulitan, apalagi dengan urinoar yang menggunakan teknologi sensor.

Cara menggunakan urinoar di antaranya:

  1. Anda cukup berdiri lalu mengeluarkan cairan urine Anda ke dalam perangkat urinoar
  2. Setelah itu tekan flush dan biarkan air mengalir menyiram urine Anda
  3. Anda juga dapat menggunakan air yang mengalir untuk membersihkan organ vital Anda

Ini adalah cara untuk menggunakan urinoar manual. Bagaimana dengan urinoar sensor yang mengeluarkan air otomatis? Perangkat urinoar yang satu ini yang sering dikeluhkan karena penggunaannya sangat sulit.

Cara menggunakan urionar sensor:

  1. Lakukan langkah pertama seperti pada poin satu di atas
  2. Sensor inframerah yang ada pada urinoir otomatis ini akan bekerja ketika tidak ada suhu lebih tinggi di bawahnya. Dengan kata lain air akan mengalir ketika Anda tidak menghalangi sensor. Pada dasarnya teknologi ini dibuat untuk memudahkan Anda supaya tidak perlu menyiram urine Anda setelah membuangnya karena perangkat ini akan menyiramnya otomatis ketika Anda pergi. Namun tentu saja Anda butuh membersihkan organ vital Anda. untuk itu agar air otomatisnya mengalir, mundur atau geser ke kanan maupun kiri menghindari sensor adalah cara yang dapat Anda lakukan. Jika Anda masih kesulitan, tutupi sensor inframerah menggunakan benda yang memiliki suhu tidak sama dengan Anda. misalnya tutupi dengan HP, dompet, dsb. Maka air akan mengalir.

Urinoir sensor inframerah otomatis pada mulanya dibuat agar pengguna tidak perlu menekan tombol flush yang mungkin saja terdapat bakteri atau virus yang menempel di permukaannya karena digunakan oleh semua orang di tempat umum yang mengidap penyakit serius. Dengan tidak menekan tombol flush, maka Anda tidak akan terlular penyakit apapun. Namun di Indonesia sendiri, penggunakan urinoar otomatis ini masih menjadi momok yang menyulitkan karena masyarakat Indonesia khususnya muslim harus membersihkan organ vitalnya setelah mengeluarkan urine.

Jika Anda masih kesulitan mengeluarkan air otomatis pada urinoar sensor inframerah, Anda dapat menyiapkan tisu basah atau air dalam botol sebelumnya.

Dewasa ini hadir juga teknologi urinoar otomatis baru yang mengeluarkan air berdasarkan pada waktu tertentu. Perangkat ini lebih mudah Anda gunakan karena Anda hanya perlu menunggu dalam waktu tertentu saja hingga air muncul.

Itulah cara-cara menggunakan urinoar yang baik. Memukul-mukul perangkat urinoar tidak akan menyebabkan airnya keluar. Untuk itu hindarilah melakukan cara yang salah.

Harga urinoir sendiri di pasaran sangat variatif tergantung fitur yang disediakannya. Harga urinoar otomatis dengan sensor inframerah atau menggunakan teknologi jangka waktu lebih mahal dibanding dengan harga urinoir manual. Semakin canggih teknologi yang melengkapinya, maka semakin tinggi pula harganya. Produk sanitasi ini memiliki banyak sekali sumber produsen. Anda harus cukup selektif dalam memilih produsen, pastikan Anda memilih produk dari temtera.com yang memiliki kredibilitas yang tinggi dalam menjual produk tersebut.