Inilah Alasan Kenapa Kamu Harus Mulai Memanen Air Hujan!

Inilah Alasan Kenapa Kamu Harus Mulai Memanen Air Hujan!

August 22, 2019 0 By Superhero

Julukan Indonesia sebagai tanah surga bukanlah hal yang dilebih-lebihkan. Berada di garis khatulistiwa dan memiliki iklim tropis, Indonesia dikaruniai dengan musim penghujan. Bonusnya, karena merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, tingkat curah hujan di Indonesia pun menjadi tinggi. Harusnya air hujan ini menjadi berkah dan penyelamat saat kemarau panjang melanda. Namun sayangnya, sampai saat ini potensi air hujan masih diabaikan dan disia-siakan. Padahal bila dipanen dengan bak penampungan lantai epoxy dan diolah dengan benar, air hujan bisa dipakai untuk kebutuhan rumah tangga. Bahkan bisa disulap jadi air minum loh!

Kelebihan Air Hujan

Air hujan identik dengan air yang tidak sehat karena mengandung bakteri dan asam yang tinggi. Padahal sebenarnya air hujan jauh lebih baik ketimbang air tanah yang mengandung flouride. Air tanah juga berpotensi tinggi untuk tercemar timbal, dan zat beracun lain yang berasal dari polutan sampah dan limbah pabrik. Bahkan faktanya, beberapa negara masih menggunakan klorin untuk membunuh kuman yang ada di dalam air ledeng. Konsumsi air dengan kandungan klorin dan flouride yang tinggi akan menimbulkan gastritis dan sakit kepala.

Namun meski air hujan bebas dari timbal berbahaya, klorin dan flouride, air hujan tetap membawa bakteri berbahaya. Makanya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, jika ingin memanfaatkan air hujan sebagai cadangan air untuk keperluan rumah tangga:

  • Pastikan menampung air hujan yang jauh dari lingkungan yang tercemar polusi.
  • Jangan tampung air hujan yang baru turun, tunggulah sekitar 30 menit agar polutan dan bakteri berbahaya tidak ikut terbawa.
  • Tampunglah air hujan tanpa perantara atap.

Cara Memanen Air Hujan

Mengurangi ketergantungan kepada air tanah, menekan pengeluaran untuk berlangganan layanan PDAM, dan menabung untuk menyambut musim kemarau. Tiga hal ini tentunya menjadi alasan kuat untuk mulai memanen air hujan. Memanen air hujan sebenarnya mudah dan bisa dilakukan di bawah ataupun di atas permukaan tanah, dengan beberapa metode berikut ini:

1. Menyediakan Penampungan Khusus Air Hujan

 

Penampungan Khusus Air Hujan

Cara paling sederhana adalah dengan menyediakan tempat penampungan air hujan, bisa berupa drum, ember dan bak jika Anda hanya ingin memanfaatkan air hujan untuk mencuci kendaraan atau menyiram tanaman. Atau Anda juga bisa membeli alat pemanen air hujan yang akan langsung menampung dan menyaring polutan dari air hujan. Tapi alat ini baru bisa dipakai pada minggu ketiga hujan turun ya!

 

menyaring polutan dari air hujan

Tapi kalau Anda ingin menyimpan air hujan dalam waktu lama dan ditujukan untuk keperluan konsumsi, sebaiknya buatlah bangunan penampung air hujan yang didesain khusus. Untuk mendapatkan bangunan penampungan air hujan terbaik, sebaiknya gunakan lantai epoxy. Lantai epoxy adalah lantai yang dilapisi dengan cat epoxy, campuran dari hardener dan resin. Cat ini akan bertugas sebagai lapisan pelindung bagi lantai. Meski tipis, kehadiran pelapis lantai ini memiliki daya tahan yang kuat, tahan terhadap paparan bahan kimia, dan yang pasti waterproof. Lantai ini juga istimewa karena bersifat anti-bakteri. Lapisan cat epoxy membantu menekan pertumbuhan bakteri dengan menutup rapat celah yang memungkinkan masuknya bakteri pencemar.

Dengan menggunakan jasa profesional dengan harga epoxy lantai terbaik, Anda juga bisa mengaplikasikan cat epoxy pada bagian luar bangunan penampung air hujan, lantai kamar mandi, garasi, keramik, logam dan lain-lain. Selain bersifat melindungi, cat epoxy akan memberikan aksen mengkilap yang menambahkan kesan indah, bersih dan enak dipandang.

2. Merancang Area Serapan Air Hujan

 

Merancang Area Serapan Air Hujan

Air hujan juga bisa disimpan di dalam tanah dengan teknik lubang biopori dan sumur-sumur resapan. Cukup buat lubang berdiameter 10 sentimeter, dengan kedalaman 80 sentimeter sampai 1 meter dan isi dengan dedaunan kering atau sampah organik. Kemudian gunakan bak-bak lantai epoxy sebagai media penampungnya.

Selain membantu Anda berhemat, memanen air hujan juga merupakan langkah mulia untuk menyelamatkan lingkungan loh. Yuk, mulai memanen air hujan!