Jenis-jenis Kawat Bangunan Dan Kegunaanya

Jenis-jenis Kawat Bangunan Dan Kegunaanya

August 7, 2020 0 By Superhero

Kawat merupakan logam tipis yang panjang menyerupai tapi dan digunakan untuk mengikat seperti tali pada umumnya. Karena berbahan logam, tali kawat memiliki kekuatan yang lebih daripada tali berbahan serat kayu, kain, plastik, atau nilon. Kawat berbahan metal ini biasa digunakan untuk konstruksi atau keperluan rumah tangga lain yang membutuhkan kekuatan dan keawetan. Dalam konstruksi, keperluan kawat lebih terasa saat membuat anyaman besi tulang pada beton.

Jenis-jenis Kawat Bangunan

Kawat bangunan yang beredar di pasar bervariasi dari jenis, merk, hingga harga. Masing-masing jenis memiliki kegunaan dan fungsi yang berbeda pada bangunan tersebut. Sebelum memutuskan memilih jenis kawat bangunan yang tepat, ada baiknya mengenal lebih jauh tentang jenis kawat bangunan berikut.

Jenis-jenis Kawat Bangunan

1. Kawat Loket

Kawat loket atau weldedmesh merupakan kawat berbahan stainless steel yang anti karat. Kawat ini sangat kuat dan didesain untuk keperluan pengikatan pada sisi luar bangunan, misalnya pagar, sekat, partisi, dan keperluan pengikatan lainnya. Kawat loket memiliki tiga jenis yaitu stainless steel, PVC, dan galvanis. Kawat stainless stell secara mendasar berbahan baja yang memang sudah anti karat, sedangkan kawat galvanis merupakan kawat stainless steel yang masih dilapisi oleh lapisan galvanis yang membuatnya anti karat dan berumur lebih panjang. Kawat PVC merupakan kawat bangunan berbahan stainless stell yang dibungkus dengan pelapis berbahan PVC sehingga tidak saja kuat terhadapa korosi, tetapi juga tahan api.

Jenis-jenis Kawat Bangunan

2. Kawat Harmonika

Kawat harmonika merupakan kawat bangunan yang dianyam menyerupai anyaman keranjang dengan mata yang lebih lebar. Kawat harmonika ini berbahan galvanis dan PVC yang kerap digunakan sebagai pembatas atau pagar pada suatu area, seperti pembatas lapangan olahraga, pembatas pagar, bagian rumah tangga, hingga sebagai dinding kandang. Kawat harmonika ini disukai masyarakat karena kokoh, ringan, dan mudah dalam pemasangan.

Jenis-jenis Kawat Bangunan

3. Kawat Silet

Kawat silet merupakan kawat berbahan stainless steel yang diperkuat dengan lapisan galvanis sehingga anti karat dengan sisi tajam menyerupai pisau silet yang terdapat di sisi atas dan bawah kawat. Kawat tajam ini lebih diperuntukkan pada pagar untuk pengamanan. Banyak pihak yang menggunakan kawat silet ini untuk mengamankan aset pada hunian, bangunan, gudang, pagar, pabrik, peternakan, atau keperluan lainnya yang berkaitan dengan sistem pengamanan.

Jenis-jenis Kawat Bangunan

4. Kawat Duri

Kawat duri berbahan stainless stell yang sama dengan jenis kawat silet dengan lapisan galvanis untuk mencegah karat. Fungs kawat duri ini sama dengan kawat silet, satu-satunya yang membedakan terletak pada paku-paku tajam yang dipilin ditengah kawat sehingga menonjolkan banyak paku tajam menyerupai duri.

Jenis-jenis Kawat Bangunan

5. Kawat Bendrat

Kawat bendrat merupakan kawat pengikat untuk keperluan pengikat anyaman pada pembuatan besi tulang dan rangka besi tulang beton lainnya sebelum melakukan pembuatan beton. Kawat bendrat memiliki jenis dan bahan yang paling beragam di antara jenis kawat lainnya. Umumnya kawat bendrat yang dipilih masyarakat adalah kawat paling tipis dengan bahan lapuk dan mudah putus. Kawat jenis ini lebih disukai karena harga yang paling murah. Tetapi jika Anda menginginkan kualitas tulang beton yang benar-benar kuat, maka pilihan kawat bendrat sebaiknya menggunakan yang berbahan stainless steel dengan diameter yang lebih besar.

Jenis-jenis Kawat Bangunan

6. Kawat Nyamuk

Kawat nyamuk merupakan jenis kawat yang sangat lentur berbahan galvanis anti karat. Begitu tipisnya kawat ini hingga kerap dijadikan penyaring pada lubang angin di rumah atau bangunan untuk menghadang nyamuk. Dalam bentuk satuan, kawat ini kerap dijadikan material seni kerajinan tangan.

Harga Kawat

Harga kawat dari berbagai jenis sangat beragam dengan sistem penjualan yang berbeda. Pada kawat lembaran seperti kawat harmonika, kawat silet, dan kawat duri, cara pembelian menggunakan sistem meter persegi. Sedangkan pada kawat bendrat dan kawat loket, sistem pembelian dengan cara per kilogram.